Pemanfaatan Laporan Keuangan bagi UMKM

Pemanfaatan Laporan Keuangan bagi UMKM

LAPORAN keuangan adalah informasi untuk menggambarkan kondisi perusahaan, yang diharapkan dapat memberikan bantuan kepada pengguna yang membuat keputusan keuangan karena laporan keuangan adalah dasar untuk menentukan keputusan dalam bisnis.

Namun, tidak banyak orang menganggap penting untuk membuat laporan keuangan terstruktur secara teratur, misalnya, sektor UKM. UMKM adalah bisnis produktif yang dimiliki oleh perorangan atau entitas bisnis yang memenuhi kriteria sebagai bisnis mikro.

Menurut undang-undang 20 tahun 2008, UMKM dibedakan menurut kriteria masing-masing, termasuk perusahaan mikro, kecil dan menengah. Membuat laporan keuangan di sektor UMKM sangat penting karena selain dapat mengendalikan biaya operasi bisnis, Anda juga dapat mengetahui piutang dagang dari hutang untuk kemungkinan menghitung pajak.

Sektor UMKM di Indonesia adalah salah satu bidang yang memberikan kontribusi signifikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ini karena daya serap UKM terhadap tenaga kerja sangat besar dan dekat dengan orang kecil. Menyusun laporan keuangan bisa menggunakan Software Akuntansi dari Finata.id, silahkan dicoba saja.

Manfaat dari pencatatan laporan keuangan meliputi:

  • Sebagai perencanaan

Akuntansi sangat penting untuk jalannya bisnis, terutama untuk bisnis yang cukup besar. Ini dilakukan untuk mengoptimalkan biaya yang mereka miliki dan juga sebagai rencana. Saat merekam untuk bisnis, Anda dapat melihat bisnis melalui rekaman yang telah dibuat. Karena itu, perencanaan adalah langkah selanjutnya untuk meningkatkan upaya catatan yang telah Anda buat.

  • Anda dapat mengetahui situasi keuangan setiap bulan.

Salah satu manfaat penting, mengetahui laporan keuangan, diperoleh dengan membuat keputusan yang lebih baik. Dengan memiliki catatan yang memenuhi standar akuntansi, semua aliran keuangan akan dicatat secara keseluruhan, seperti jumlah modal yang telah digunakan, modal yang belum digunakan, jumlah utang, dll. Jika ini dilakukan, maka tentu saja semua aliran keuangan dapat dilihat dari 1 bulan, 2 bulan hingga 12 bulan. Semua hal ini dapat diperoleh jika perusahaan telah menerapkan akuntansi.

  • Daftar laporan keuangan dapat digunakan sebagai penjamin hutang di bank untuk menambah modal ke UMKM.

Ketika bisnis ini berkembang pesat, maka akan membutuhkan dana atau layanan tambahan dalam produksi agar bisnis dapat terus tumbuh. Dengan catatan akuntansi, akan lebih mudah untuk mengajukan pinjaman di bank untuk mendapatkan modal tambahan. Karena ketika mengajukan pinjaman melalui bank, salah satu syarat umumnya adalah laporan keuangan yang harus lengkap. Ini cukup penting mengingat bahwa bank perlu mengetahui aliran keuangan dari perjalanan bisnis.

Baca juga : Perbedaan Biaya dan Beban

  • Anda dapat menghitung pajak yang harus dibayar.

Ketika bisnis mulai tumbuh dan pendapatan memenuhi persyaratan pajak, pajak akan diterapkan berdasarkan pendapatan operasional. Laporan keuangan dapat digunakan untuk menentukan berapa pajak yang harus dibayar. Tarif pajak UMKM, PPh final 0,5 persen untuk UKM Berdasarkan Undang-Undang Perubahan Keempat No. 36 tahun 2008 tentang Undang-Undang Pajak Penghasilan No. 7 tahun 1983, setiap individu, individu yang memiliki warisan, entitas dan bentuk usaha tetap yang tidak terbagi adalah objek pajak penghasilan. Pajak yang dikenakan oleh UMKM adalah pajak penghasilan final. PPh terakhir untuk UMKM adalah pajak penghasilan bisnis yang diperoleh wajib pajak yang memiliki omset kotor kurang dari Rp. 4,8 miliar dalam satu tahun. Sejak 1 Juli 2018, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan telah rajin memberikan informasi tentang tarif PPh final baru, yaitu dari 1 persen menjadi 0,5 persen.

  • Mempertimbangkan basis untuk pengambilan keputusan bisnis.

Dengan catatan akuntansi, mereka akan merasakan manfaat akuntansi untuk UKM. Salah satu manfaat yang diharapkan adalah membuat keputusan dalam bisnis yang Anda jalankan, sehingga dengan keputusan ini, Anda dapat membuat keputusan yang tepat untuk bisnis Anda.

Itulah beberapa manfaat yang bisa Anda rasakan ketika menerapkan catatan akuntansi untuk bisnis Anda sendiri.

Jika tidak ada laporan keuangan UMKM, sering kali ada dampak, seperti tidak dapat memperoleh pinjaman modal komersial dari bank atau sulit untuk menentukan keputusan perusahaan, laporan keuangan UMKM lebih siap dan dibuat karena mulai dari pendirian.

Perlunya pelaporan keuangan, karena laporan keuangan akan sangat mempengaruhi kemajuan bisnis, sehingga data pendapatan, pengeluaran, utang, dan piutang yang telah terjadi dapat membantu Anda mengambil keputusan dan menghitung margin, bahkan Meningkatkan keuntungan finansial perusahaan secara maksimal.

Laporan keuangan UMKM yang akurat dan baik juga dapat digunakan untuk memahami posisi keuangan perusahaan, sebagai alat pengambilan keputusan dan persyaratan untuk mengajukan pinjaman dari bank atau mendapatkan investor.

Namun, jika laporan keuangan UMKM diabaikan sejak awal, apa yang terjadi membutuhkan waktu untuk menyadari ketika ada kecurangan. Hal ini dapat menyebabkan perusahaan menyatakan bangkrut atau bangkrut, karena data yang tidak lengkap dan kesulitan dalam menentukan kebijakan yang benar terkait dengan kerusakan keuangan perusahaan.

Selain itu, perusahaan juga tidak tahu berapa pajak yang harus dibayar, berapa laba dan rugi yang bisa terjadi dan harus diantisipasi. Tanpa laporan keuangan yang baik, akan sulit untuk mendapatkan pinjaman untuk mengembangkan bisnis Anda.

Uncategorized

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*